Berita & Informasi

Home – Single Blog

Perbedaan Haji dan Umroh: Panduan Lengkap untuk Jamaah

Pemandangan Kabah dari Atas
syauqi creativism.id
24 December 2025
No Responses

Perbedaan haji dan umroh terletak pada waktu pelaksanaan, rukun ibadah, dan hukumnya. Haji wajib dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah dengan rukun wukuf di Arafah, sedangkan umroh dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun tanpa wukuf. Haji hukumnya wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu, sementara umroh hukumnya sunnah muakkad.

Pendahuluan

Sahabat MIW, memahami perbedaan haji dan umroh merupakan langkah penting sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Kedua ibadah ini sama-sama dilaksanakan di Makkah dan Madinah, namun memiliki perbedaan mendasar yang perlu Anda ketahui.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah.” (QS. Al-Baqarah: 196)

Artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang perbedaan kedua ibadah tersebut, mulai dari definisi, waktu pelaksanaan, rukun, hingga biaya yang perlu Anda persiapkan.

Apa Itu Haji?

Haji adalah rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu, minimal sekali seumur hidup. Ibadah haji dilakukan dengan mengunjungi Baitullah dan tempat-tempat tertentu di sekitar Makkah pada waktu yang telah ditentukan, yaitu bulan Dzulhijjah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang menunaikan haji dengan tidak berkata rafats dan tidak berbuat fasik, maka ia kembali seperti pada hari ia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rukun Haji

Rukun haji yang wajib dipenuhi meliputi:

  1. Ihram – Niat memasuki ibadah haji dari miqat
  2. Wukuf di Arafah – Berdiam di padang Arafah pada 9 Dzulhijjah
  3. Thawaf Ifadhah – Mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali
  4. Sa’i – Berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah
  5. Tahallul – Mencukur atau memotong rambut
  6. Tertib – Melaksanakan rukun secara berurutan

Apa Itu Umroh?

Umroh adalah ibadah mengunjungi Baitullah dengan melaksanakan thawaf dan sa’i yang dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Berbeda dengan haji, umroh tidak terikat waktu tertentu sehingga lebih fleksibel dalam perencanaan.

Hukum umroh menurut mayoritas ulama adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan). Namun, sebagian ulama seperti Imam Syafi’i berpendapat bahwa umroh hukumnya wajib sekali seumur hidup.

Rukun Umroh

Rukun umroh lebih sederhana dibandingkan haji:

  1. Ihram – Niat memasuki ibadah umroh dari miqat
  2. Thawaf – Mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali
  3. Sa’i – Berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah
  4. Tahallul – Mencukur atau memotong rambut
  5. Tertib – Melaksanakan rukun secara berurutan

Tabel Perbandingan Haji dan Umroh

Berikut adalah tabel perbandingan lengkap perbedaan haji dan umroh yang dapat membantu Anda memahami kedua ibadah ini:

Aspek Haji Umroh
Hukum Wajib (Rukun Islam ke-5) Sunnah Muakkad
Waktu Bulan Dzulhijjah (8-13) Sepanjang tahun
Wukuf Wajib di Arafah Tidak ada
Mabit Wajib di Muzdalifah & Mina Tidak ada
Lempar Jumrah Wajib Tidak ada
Durasi ± 40 hari ± 9-14 hari
Antrean 15-40 tahun (Indonesia) Tanpa antrean
Biaya Rp 35-50 juta Rp 20-45 juta
Frekuensi Sekali seumur hidup Dapat berulang kali

Penjelasan Detail Perbedaan Haji dan Umroh

1. Perbedaan Waktu Pelaksanaan

Perbedaan paling mendasar antara haji dan umroh adalah waktu pelaksanaannya. Haji hanya dapat dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, tepatnya tanggal 8 hingga 13. Jamaah haji yang datang di luar tanggal tersebut tidak sah hajinya.

Sementara itu, umroh dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun, baik di bulan-bulan haji maupun di luar bulan haji. Fleksibilitas waktu inilah yang membuat banyak umat Islam memilih umroh terlebih dahulu sembari menunggu giliran haji.

2. Perbedaan Rukun dan Rangkaian Ibadah

Rukun haji lebih kompleks dengan adanya wukuf di Arafah yang merupakan puncak ibadah haji. Tanpa wukuf, haji seseorang tidak sah. Selain itu, jamaah haji juga wajib bermalam (mabit) di Muzdalifah dan Mina, serta melontar jumrah.

Umroh memiliki rangkaian ibadah yang lebih sederhana, yaitu ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul. Tidak ada kewajiban wukuf, mabit, maupun melontar jumrah dalam ibadah umroh.

3. Perbedaan Biaya dan Durasi

Dari segi biaya, haji reguler di Indonesia berkisar Rp 35-50 juta dengan masa tunggu yang panjang. Sedangkan biaya umroh lebih bervariasi mulai dari Rp 20-45 juta tergantung paket umroh dan fasilitas yang dipilih.

Durasi perjalanan haji umumnya sekitar 40 hari, sedangkan umroh hanya membutuhkan waktu 9-14 hari. Perbedaan durasi ini disesuaikan dengan rangkaian ibadah yang harus dilaksanakan.

💡 Ingin mengetahui lebih detail tentang paket haji dan umroh? Tim MIW Travel Solo siap membantu Anda merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Hubungi kami untuk konsultasi gratis!


Mana yang Cocok untuk Anda?

Setelah memahami perbedaan haji dan umroh, Anda dapat menentukan ibadah mana yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini. Berikut panduan untuk membantu keputusan Anda:

Pilih Haji Jika:

  • Anda telah memenuhi syarat istitha’ah (mampu)
  • Bersedia menunggu antrean panjang (15-40 tahun di Indonesia)
  • Ingin menunaikan rukun Islam kelima
  • Memiliki waktu cuti yang cukup (± 40 hari)

Pilih Umroh Jika:

  • Ingin segera mengunjungi Tanah Suci tanpa menunggu lama
  • Memiliki waktu terbatas (9-14 hari sudah cukup)
  • Ingin beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
  • Menunggu giliran haji sambil tetap beribadah ke Baitullah
  • Ingin melaksanakan umroh berulang kali

Rekomendasi: Jika Anda belum pernah ke Tanah Suci dan masa tunggu haji masih panjang, sebaiknya berangkat umroh terlebih dahulu. Pengalaman umroh akan menjadi bekal berharga ketika Anda menunaikan ibadah haji kelak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apakah umroh bisa menggantikan haji?

Tidak, umroh tidak dapat menggantikan haji. Keduanya adalah ibadah yang berbeda. Haji wajib dilaksanakan bagi yang mampu, sedangkan umroh adalah sunnah. Meskipun demikian, pahala umroh di bulan Ramadhan setara dengan pahala haji (bukan kewajiban haji).

2. Berapa lama waktu tunggu haji di Indonesia?

Waktu tunggu haji di Indonesia bervariasi tergantung provinsi, berkisar antara 15-40 tahun. Untuk wilayah Jawa Tengah termasuk Solo, estimasi waktu tunggu sekitar 20-25 tahun. Oleh karena itu, disarankan untuk mendaftar haji sejak dini.

3. Bisakah melaksanakan haji dan umroh sekaligus?

Ya, Anda dapat melaksanakan haji dan umroh sekaligus melalui haji Tamattu’ atau haji Qiran. Haji Tamattu’ adalah berumroh terlebih dahulu kemudian berhaji, sedangkan haji Qiran adalah menggabungkan niat haji dan umroh dari awal.

4. Kapan waktu terbaik untuk umroh?

Waktu terbaik untuk umroh adalah bulan Ramadhan karena pahalanya setara dengan haji. Namun, bulan Ramadhan juga paling ramai. Alternatif waktu yang baik adalah bulan Rajab, Sya’ban, atau di luar musim haji untuk kenyamanan ibadah.

5. Apa syarat wajib haji dan umroh?

Syarat wajib haji dan umroh meliputi: Islam, baligh (dewasa), berakal sehat, merdeka (bukan budak), dan istitha’ah (mampu). Mampu di sini mencakup kemampuan finansial, fisik, keamanan perjalanan, dan ada mahram bagi wanita.

Siap Berangkat ke Tanah Suci?

Setelah memahami perbedaan haji dan umroh, kini saatnya mewujudkan impian Anda menunaikan ibadah di Tanah Suci. PT. Madinah Iman Wisata Solo hadir sebagai mitra perjalanan ibadah terpercaya dengan pengalaman lebih dari 24 tahun melayani jamaah dari Solo Raya dan sekitarnya.

Dapatkan informasi lengkap paket haji dan umroh dengan harga terbaik dan pelayanan terpercaya!

📱 Hubungi via WhatsApp: 0882264279285