Berita & Informasi

Home – Single Blog

Tips Sa’i yang Aman untuk Jamaah Lansia

Tips Sa'i Aman Bagi Lansia Simak Lengkap di Sini!
andri creativism.id
2 February 2026
No Responses

Ibadah haji dan umrah adalah ibadah yang banyak diidam-idamkan oleh muslim di seluruh dunia. Hal ini wajar mengingat ibadah ini dapat mendekatkan muslim dengan lokasi ibadah paling bersejarah dalam sejarah Islam, Ka’bah. Seorang muslim yang melaksanakan ibadah haji dan umrah akan mendapatkan banyak keutamaan.

Beberapa keutamaan tersebut seperti:

  • Menjadi penebus dosa dan penghilang kemiskinan.
  • Mendapatkan balasan surga untuk haji yang mabrur.
  • Hati dan jiwa Anda menjadi lebih tenang daripada sebelumnya.
  • Pahala yang didapatkan setara dengan jihad untuk seorang wanita.
  • Dan lain-lain.

Di Indonesia, antusias masyarakat terhadap kedua ibadah ini tergolong tinggi. Dengan populasi muslim sebesar 242,7 juta jiwa atau sekitar 86% dari total populasi nasional, Indonesia mendapatkan kuota haji dari pemerintah Arab Saudi yang sangat besar per tahunnya.

Berdasarkan hasil penelusuran Google, tercatat sekitar 221.000 jamaah haji di tahun 2025 dan umrah untuk periode Januari-April 2025 mencapai 648.485 jamaah. Dari sekian banyak jamaah yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, generasi baby boomer dan generasi X menjadi yang paling banyak mendominasi.

Baca Juga: 8 Tips Menjaga Jantung Selama Umroh!

Fakta ini terbilang wajar mengingat untuk mendapatkan giliran ibadah seperti haji, seorang muslim harus menunggu rata-rata 20 hingga 30 tahun. Generasi baby boomer dan generasi X yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, tentunya bukan generasi kuat secara fisik jika dibandingkan dengan generasi di bawahnya.

Oleh karena itu, penting untuk Anda yang termasuk ke dalam generasi baby boomer atau generasi X (termasuk lansia) mempersiapkan fisiknya dengan baik. Terutama untuk aktivitas ibadah yang memang memerlukan fisik yang kuat seperti Sa’i.

Apa itu Sa’i?

Sa’i adalah salah satu rukun haji dan umrah yang wajib dilakukan. Didapatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah bersabda yang artinya:

Allah tidak akan menerima haji atau umrah seseorang yang tidak melakukan sa’i antara bukit Shafa dan Marwah (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim).

Ibadah ini mewajibkan Anda untuk berjalan atau berlari kecil sebanyak tujuh kali antara Bukit Safa dan Marwah sebagai napak tilas perjuangan Siti Hajar mencari air untuk Nabi Ismail Alaihi wa Sallam.

Ibadah ini melambangkan perjuangan, kegigihan, kesabaran, dan keikhlasan dalam berusaha. Sa’i sering dianggap sebagai aktivitas haji dan umrah yang tergolong cukup berat. Selain karena dilakukan setelah thawaf, ibadah ini mengharuskan Anda untuk bolak-balik dengan jarak tempuh kurang lebih tiga kilometer.

Untuk jamaah laki-laki, disunnahkan melakukan lari kecil (ar-raml) saat melewati lampu hijau antara Safa dan Marwah.

Tata Cara Ibadah Sa’i untuk Haji dan Umrah

Berikut ini adalah detail pelaksanaan ibadah sa’i untuk haji dan umrah:

  • Dimulai dari bukit Shafa, yakni dengan mendaki.
  • Dilakukan sambil berdzikir dan berdoa.
  • Saat sampai di bukit Shafa, berbalik arah menuju kiblat lalu berdzikir dan berdoa.
  • Sa’i dilakukan dengan jalan kaki, namun jika tidak mampu karena uzur, dapat menggunakan alat bantu seperti kursi roda dan skuter matik.
  • Suci dari hadats.
  • Dilakukan tujuh kali dan boleh diselingi dengan ibadah shalat sunnah.
  • Perjalanan dari Shafa ke Marwah dihitung satu putaran, begitu juga dengan sebaliknya.
  • Jangan lupa berhenti di atas bukit Shafa dan Marwah untuk berdoa menghadap kiblat.

Tips Sa’i Aman Bagi Jamaah Lansia

Setelah mengetahui tentang apa itu sa’i, Anda yang merupakan jamaah dari lansia tentu saja dapat memanfaatkan keringanan yang diberikan. Jika memang Anda tidak sanggup untuk berjalan atau melakukan lari kecil, gunakanlah kursi roda atau skuter matik yang disediakan. Selain memanfaatkan keringanan yang diperbolehkan, Anda juga bisa melaksanakan beberapa tips sederhana di bawah ini, dimulai dari:

Melakukan Metode Istirahat-Istirahat

Metode ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara PPIH Pusat Ramadan Harisman dalam keterangan persnya di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta tahun 2023 lalu.

“Dari Safa ke Marwa jemaah harus jalan kaki kurang lebih 400 meter. Saat jalan dari Safa ke Marwa, sejenak berhenti, istirahat dulu, berdoa 2 menit untuk menurunkan denyut nadi. sebaiknya jemaah yang masih muda dan sehat untuk mendampingi jamaah risti dan lansia agar tidak tertinggal dengan kelompok jamaahnya” ujar Harisman menjelaskan.

Meminta Pendampingan

Tips sa’i aman bagi jamaah lansia berikutnya adalah dengan meminta pendampingan. Pendampingan ini bisa didapatkan dari mahram atau petugas kesehatan. Pendampingan sangat diperlukan untuk jamaah lansia dikarenakan takut tertinggal dari rombongan.

Minum Air Putih yang Cukup

Pastikan Anda mengonsumsi air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, baik itu sebelum, saat, dan sesudah melaksanakan ibadah sa’i. Jangan terburu-buru jika memang tidak sanggup. Ingat, ini adalah ibadah, bukan perlombaan lari.

Konsultasikan Kondisi Fisik Anda dengan Dokter Pendamping

Untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit jantung atau penyakit sejenis lainnya, sangat dianjurkan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter pendamping rombongan. Katakan dengan jujur kendala yang Anda alami agar dokter dan petugas haji atau umrah dapat memberikan solusi terbaik.

FAQ Seputar Konten

  • Apakah jamaah lansia boleh menggunakan kursi roda atau skuter saat melaksanakan sa’i? Ya, jamaah lansia yang memiliki keterbatasan fisik diperbolehkan menggunakan kursi roda atau skuter sebagai bentuk keringanan syariat.
  • Apakah sa’i tetap sah jika dilakukan dengan sering berhenti untuk beristirahat? Sa’i tetap sah selama dilakukan sebanyak tujuh putaran sesuai ketentuan, meskipun diselingi istirahat karena uzur.
  • Apakah pendampingan saat sa’i dianjurkan bagi jamaah lansia? Sangat dianjurkan, karena pendamping membantu menjaga keselamatan, memastikan jamaah tidak tertinggal rombongan, dan segera memberi bantuan jika terjadi kendala fisik.

Kesimpulan

Inilah penjelasan lengkap mengenai tips sa’i aman bagi jamaah lansia. Apabila Anda ingin mencari travel haji dan umroh yang ramah untuk lansia, Madinah Iman Wisata adalah pilihan terbaik untuk Anda. Madinah Iman Wisata Solo merupakan pilihan tepat bagi Anda yang mencari travel umroh terpercaya, berpengalaman, dan berlegalitas jelas.

Dengan layanan yang transparan, pendampingan profesional, serta testimoni jamaah yang positif, MIW Solo mampu memberikan pengalaman ibadah umroh yang aman, nyaman, dan berkesan

Baca Juga: Ini Dia Kriteria Travel Umroh Solo Terbaik

Madinah Iman Wisata (MIW) Solo siap mendampingi perjalanan ibadah Anda. Dengan layanan terbaik dan pendampingan yang optimal, MIW Solo membantu Anda menjalankan umroh dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan. Cek paket umroh MIW Travel Solo yang sesuai dengan kondisi Anda, dan booking dari jauh hari ya!