Berita & Informasi

7 Jenis Kurma yang Populer Dibeli Jamaah Saat Umroh dan Haji

andri creativism.id
16 July 2026
No Responses

Berbelanja kurma sudah menjadi salah satu agenda yang hampir tidak pernah dilewatkan oleh jamaah setelah menunaikan ibadah umroh maupun haji. Menariknya, kurma di Arab Saudi bukan hanya terdiri dari satu atau dua jenis saja. 

Menurut informasi dari Visit Saudi, negara ini memiliki lebih dari 300 varietas kurma yang tersebar di berbagai wilayah dengan karakter rasa, ukuran, tekstur, hingga warna yang berbeda-beda. 

Tak heran jika banyak jamaah merasa bingung saat memilih jenis kurma untuk oleh-oleh haji dan umroh. Agar tidak salah pilih, artikel ini akan membahas beberapa jenis kurma yang paling populer dibeli jamaah, lengkap dengan keunggulan masing-masing. 

Jika Anda berencana berangkat umroh atau haji, informasi ini bisa menjadi bekal sebelum berburu oleh-oleh di Tanah Suci.

Baca juga: Inilah Deretan Oleh-oleh Umroh yang Paling Populer

7 Jenis Kurma yang Populer Dibeli Jamaah Saat Umroh dan Haji

Berikut beberapa jenis kurma yang paling sering dijumpai di pasar-pasar sekitar Makkah dan Madinah. Masing-masing memiliki ciri khas yang membuatnya disukai oleh jamaah dari berbagai negara.

1. Kurma Ajwa

Kurma Ajwa menjadi salah satu kurma yang paling terkenal di dunia Islam. Warnanya hitam pekat dengan ukuran sedang dan bentuk agak bulat. Teksturnya lembut, tetapi tidak terlalu lengket saat digigit.

Rasa manisnya cenderung ringan sehingga tidak membuat enek meski dimakan beberapa butir sekaligus. Kurma ini berasal dari Madinah dan sering menjadi pilihan utama jamaah karena memiliki nilai sejarah dan keutamaan dalam ajaran Islam.

Selain itu, Ajwa juga mudah dibawa pulang karena cukup tahan lama. Tidak sedikit jamaah yang menjadikannya oleh-oleh utama untuk keluarga maupun kerabat.

2. Kurma Sukari

Sesuai namanya, Sukari dikenal sebagai salah satu kurma dengan rasa paling manis. Warna buahnya kuning kecoklatan hingga keemasan, sementara daging buahnya sangat lembut.

Kurma ini berasal dari wilayah Al Qassim yang memang terkenal sebagai salah satu sentra penghasil kurma terbaik di Arab Saudi. Saat digigit, teksturnya hampir meleleh di mulut sehingga banyak disukai anak-anak maupun orang dewasa.

Jika Anda menyukai kurma dengan sensasi legit alami, Sukari bisa menjadi pilihan menarik sebagai oleh-oleh.

3. Kurma Safawi

Kurma Safawi memiliki warna hitam gelap dengan bentuk agak lonjong. Teksturnya lebih kenyal dibandingkan Ajwa, tetapi tetap empuk ketika dikunyah.

Rasanya manis dengan sedikit sentuhan karamel yang khas. Kurma ini juga berasal dari Madinah sehingga cukup mudah ditemukan saat musim umroh maupun haji.

Karena harganya relatif lebih terjangkau dibanding Ajwa, Safawi sering menjadi alternatif bagi jamaah yang ingin membeli dalam jumlah lebih banyak.

4. Kurma Medjool

Kurma Medjool dikenal sebagai kurma berukuran jumbo. Warna kulitnya coklat tua mengkilap dengan daging buah yang tebal.

Teksturnya sangat lembut dan juicy, sedangkan rasanya menyerupai perpaduan madu dan karamel. Meski banyak dibudidayakan di berbagai negara, Medjool juga tersedia di pasar-pasar Arab Saudi dan cukup diminati wisatawan.

Karena ukuran buahnya besar, Medjool terlihat lebih premium sehingga cocok dijadikan buah tangan untuk orang-orang terdekat.

5. Kurma Anbara

Kurma Anbara termasuk salah satu jenis kurma premium dari Madinah. Bentuknya cukup besar dengan warna coklat kemerahan.

Daging buahnya lebih tebal, bijinya kecil, dan teksturnya sedikit kering dibandingkan Medjool. Rasa manisnya tidak terlalu kuat sehingga cocok bagi orang yang kurang menyukai makanan terlalu manis.

Anbara sering dijadikan pilihan oleh jamaah yang ingin membawa oleh-oleh berkualitas tinggi dengan tampilan yang elegan.

6. Kurma Khudri

Kurma Khudri memiliki warna coklat tua dengan permukaan kulit sedikit berkerut. Teksturnya cukup kenyal dan tidak terlalu lembek.

Rasa manisnya seimbang sehingga nyaman dinikmati kapan saja. Kurma ini termasuk salah satu yang paling mudah ditemukan di toko oleh-oleh sekitar Makkah maupun Madinah.

Harganya juga relatif ekonomis sehingga banyak jamaah membeli Khudri dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada tetangga atau teman.

7. Kurma Barhi

Kurma Barhi memiliki tampilan yang berbeda dibanding jenis lainnya. Saat masih segar, warnanya kuning cerah. Setelah matang sempurna, warnanya berubah menjadi coklat muda.

Teksturnya sangat lembut dengan rasa manis menyerupai karamel. Banyak orang menyukai Barhi karena sensasi legitnya terasa alami tanpa meninggalkan rasa berlebihan.

Kurma ini menjadi pilihan menarik apabila Anda ingin memberikan variasi oleh-oleh selain Ajwa atau Sukari yang lebih umum ditemukan.

Baca juga: Tips Belanja di Pasar Malam Madinah yang Aman untuk Jamaah

Kenapa Kurma Begitu Istimewa bagi Umat Islam?

Kurma bukan sekadar buah yang identik dengan bulan Ramadan atau oleh-oleh dari Tanah Suci. Bagi umat Islam, buah ini memiliki nilai religius karena disebut dalam sejumlah riwayat dan dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya adalah anjuran berbuka puasa dengan kurma. Jika kurma tidak tersedia, umat Islam dianjurkan berbuka dengan air. Kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa kurma telah menjadi bagian yang dekat dengan tradisi ibadah umat Islam sejak masa Rasulullah ﷺ.

Keistimewaan kurma juga tergambar dalam kisah Abu Hurairah. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Abu Hurairah pernah membawa sejumlah kurma kepada Rasulullah ﷺ dan meminta beliau mendoakan keberkahannya. 

Rasulullah kemudian memintanya menyimpan kurma tersebut dalam sebuah kantong serta mengambilnya dengan tangan tanpa menumpahkan seluruh isinya.

Abu Hurairah menceritakan bahwa kurma itu dapat dimakan dan dibagikan dalam waktu yang panjang, hingga masa terbunuhnya Utsman bin Affan. Kisah ini mengingatkan bahwa keberkahan tidak selalu diukur dari jumlah, tetapi dari karunia yang Allah SWT berikan kepada hamba-Nya.

Selain memiliki nilai religius, kurma mengandung karbohidrat alami yang dapat menjadi sumber energi. Buah ini juga mengandung serat, kalium, magnesium, serta berbagai senyawa antioksidan. Serat membantu menjaga kesehatan pencernaan, sedangkan kalium berperan dalam mendukung fungsi normal otot dan saraf.

Kurma juga mudah disimpan, dikonsumsi, dan dibagikan. Buah ini bisa dimakan langsung, dicampurkan ke dalam susu, dijadikan isian roti, atau diolah menjadi beragam hidangan. Perpaduan antara nilai religius, kandungan gizi, dan kepraktisannya membuat kurma terasa lebih bermakna ketika dijadikan oleh-oleh untuk keluarga setelah menjalankan ibadah umroh atau haji.

Kesimpulan

Memilih jenis kurma untuk oleh-oleh haji dan umroh sebenarnya tidak sulit jika sudah mengenal karakter setiap varietas. Ada Ajwa yang terkenal karena keutamaannya, Sukari yang manis, Medjool yang berukuran besar, hingga Khudri yang ekonomis namun tetap lezat. 

Setiap jenis memiliki rasa, tekstur, dan keunikan tersendiri sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan maupun selera penerimanya. Dengan mengetahui perbedaannya sejak awal, pengalaman berbelanja oleh-oleh di Tanah Suci tentu akan terasa lebih menyenangkan.

Apabila Anda ingin melaksanakan umroh atau haji dengan bimbingan dari muthawif sunnah, hubungi saja Madinah Iman Wisata. Travel Umroh Solo ini sudah dipercaya oleh banyak jamaah lokal dan sudah beroperasi lebih dari 20 tahun lamanya. Percayakan perjalanan ibadah Anda bersama Madinah Iman Wisata Solo. Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp.