Menjalankan ibadah umroh bersama anak memang menjadi pengalaman yang berkesan. Namun, dibalik kebahagiaan tersebut, banyak orang tua menghadapi tantangan yang sama, yaitu anak mulai merasa bosan setelah beberapa hari berada di Tanah Suci.
Jadwal ibadah yang padat, cuaca yang cukup panas, hingga waktu tunggu yang panjang sering membuat anak kehilangan semangat. Padahal, ketika suasana hati anak tetap baik, orang tua pun bisa beribadah dengan lebih tenang.
Kabar baiknya, ada banyak Aktivitas Anak Saat Umroh yang menarik sekaligus edukatif sehingga perjalanan ibadah terasa lebih menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga.
Baca juga: 5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Waktu Luang di Makkah & Madinah
1. Mengajak Anak Melihat Ka’bah dari Clock Museum

Jika sedang berada di Makkah, sempatkan mengajak anak mengunjungi Clock Museum yang berada di kompleks Menara Abraj Al Bait. Museum ini bisa menjadi pilihan aktivitas yang edukatif karena anak dapat melihat visual tiga dimensi tentang alam semesta, waktu, dan kebesaran ciptaan Allah yang dijelaskan dengan pendekatan modern.
Daya tarik lainnya adalah kesempatan melihat Ka’bah dan Masjidil Haram dari ketinggian. Bagi anak, pengalaman ini bisa terasa berbeda karena mereka tidak hanya melihat suasana Masjidil Haram dari dekat, tetapi juga dari sudut pandang yang lebih luas.
Dari sini, orang tua juga bisa mengajak anak mengenal Ka’bah sebagai pusat ibadah umat Islam dengan cara yang lebih visual dan mudah dipahami. Aktivitas ini cocok untuk anak yang suka melihat gambar, bangunan besar, atau hal-hal baru yang membuat mereka penasaran.
2. Mengunjungi Museum As Safiyyah

Saat berada di Madinah, Museum As Safiyyah bisa menjadi pilihan menarik karena lokasinya tidak jauh dari pintu gerbang 303 Masjid Nabawi.
Museum ini tidak hanya menampilkan sejarah dalam bentuk bacaan, tetapi menghadirkan pengalaman audio visual modern tentang penciptaan alam semesta, fase kehidupan manusia, kehidupan para nabi, hingga gambaran akhir zaman.
Anak-anak biasanya lebih mudah tertarik dengan tampilan visual yang bergerak dibanding penjelasan panjang. Apalagi, kunjungan di museum ini berlangsung sekitar 35 menit sehingga tidak terlalu melelahkan untuk anak.
Di dalamnya, pengunjung juga dapat melihat koleksi seperti fosil, bebatuan, replika manuskrip Al-Qur’an pada masa Utsman bin Affan ra, hingga replika Gua Hira dengan ukuran 1:1.
3. Menikmati Sore di Area Jabal Uhud

Saat berada di Madinah, orang tua bisa mengajak anak menikmati suasana sore di sekitar Jabal Uhud setelah selesai berziarah ke makam para syuhada.
Kini, kawasan Jabal Uhud juga memiliki area yang bisa menjadi tempat singgah keluarga. Di sekitar area puncaknya, terdapat beberapa pilihan tempat untuk bersantai, mulai dari tempat ngopi, makanan ringan, hingga makanan Indonesia.
Suasana seperti ini bisa membantu anak beristirahat sejenak setelah mengikuti rangkaian ziarah yang cukup panjang. Selain menikmati pemandangan, anak-anak juga bisa mencoba aktivitas seru di sekitar kawasan tersebut, seperti menaiki unta atau penyewaan sepeda.
Waktu terbaik untuk datang biasanya sore menjelang malam karena cuacanya lebih nyaman. Namun, karena area ini cukup berangin, sebaiknya keluarga tetap membawa jaket tipis agar anak tidak mudah kedinginan.
Bagi keluarga yang ingin melanjutkan perjalanan ke puncak tertinggi, biasanya tersedia kendaraan khusus seperti mobil GMC.
Di tempat ini, orang tua juga bisa mengenalkan kisah Perang Uhud dengan bahasa yang sederhana. Jadi, anak tidak hanya diajak berjalan-jalan, tetapi juga memahami bahwa Jabal Uhud adalah tempat bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan Islam.
4. Mencoba Aktivitas Interaktif di teamLab Borderless

Bagi keluarga yang memiliki waktu singgah di Jeddah, teamLab Borderless bisa menjadi salah satu tempat yang menyenangkan untuk anak setelah rangkaian ibadah selesai.
teamLab Borderless Jeddah berada di Culture Square, Jeddah Historic District. Tempat ini dikenal sebagai museum digital tanpa batas, karena karya seni di dalamnya dapat bergerak, berubah, dan saling terhubung dari satu ruang ke ruang lainnya.
Untuk anak-anak, pengalaman seperti ini biasanya terasa lebih seru dibanding museum biasa. Mereka bisa berjalan di antara cahaya, warna, dan gambar bergerak yang memenuhi ruangan.
Salah satu bagian yang menarik adalah area interaktif seperti Future Park dan Sketch Factory, tempat anak dapat menggambar lalu melihat hasil gambarnya menjadi bagian dari tampilan visual di dalam ruangan.
Aktivitas ini cocok untuk anak yang suka warna, gambar, dan eksplorasi visual. Selain membuat mereka senang, kunjungan ke teamLab Borderless juga bisa menjadi selingan yang ringan sebelum keluarga kembali melanjutkan perjalanan atau menunggu jadwal penerbangan dari Jeddah.
5. Mengenal Kehidupan Laut Merah di Fakieh Aquarium

Pilihan Aktivitas Anak Saat Umroh lainnya adalah mengunjungi Fakieh Aquarium di Jeddah.
Akuarium ini memperkenalkan berbagai jenis ikan dan biota Laut Merah yang terkenal memiliki keanekaragaman hayati luar biasa. Anak-anak biasanya sangat menikmati melihat ikan berwarna-warni, ubur-ubur, hiu, hingga penyu dari jarak dekat.
Selain menyenangkan, kunjungan ini juga memberikan pengalaman belajar mengenai ciptaan Allah yang begitu beragam.
Orang tua dapat mengajak anak mengingat firman Allah tentang tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta sehingga aktivitas rekreasi tetap memiliki nilai pendidikan dan spiritual.
Jika perjalanan umroh dirancang dengan baik bersama Madinah Iman Wisata, waktu kunjungan ke berbagai tempat menarik seperti ini dapat disesuaikan tanpa mengganggu fokus ibadah.
6. Memanfaatkan Children Nursery Centre di Masjid Nabawi

Salah satu fasilitas yang cukup membantu jamaah yang membawa anak adalah Children Nursery Centre di kawasan Masjid Nabawi. Fasilitas ini berada di sekitar gerbang 339, pintu masjid nomor 26.
Berdasarkan Saudi Press Agency, fasilitas ini dirancang sebagai ruang aman dan menyenangkan bagi anak-anak. Anak-anak berada di bawah pengawasan staf khusus dan dapat mengikuti kegiatan edukatif, budaya, serta rekreasi.
Yang terdapat nilai Islam, Sirah Nabi, sejarah Madinah, dan landmark penting di kota tersebut dengan cara yang lebih visual dan interaktif. Keamanannya juga diperhatikan melalui sistem pengawasan, termasuk kamera CCTV.
Saat proses masuk dan keluar, orang tua perlu menunjukkan identitas seperti kartu identitas, izin tinggal, atau paspor. Jadi, fasilitas ini bukan sekadar tempat menitipkan anak, tetapi ruang pendukung agar anak tetap nyaman sementara orang tua menjalankan ibadah.
Children Nursery Centre beroperasi setiap hari pukul 05.00 hingga 23.00 waktu setempat. Dalam periode 22 Agustus hingga 31 Oktober 2024, lebih dari 7.100 anak dari 69 negara telah menggunakan layanan ini.
Baca juga: Ingin Membawa Anak Umrah? Pelajari Hukum dan Tipsnya di Sini!
Cara Memilih Aktivitas Sesuai Usia dan Energi Anak
Memilih aktivitas yang tepat akan membuat anak tetap bersemangat selama perjalanan umroh.
Anak Aktif
Anak yang memiliki energi tinggi biasanya lebih senang berada di area terbuka seperti Jabal Uhud atau mencoba aktivitas interaktif di teamLab Borderless. Mereka memiliki ruang untuk bergerak sehingga tidak mudah rewel.
Anak yang Suka Visual
Apabila anak gemar melihat gambar dan warna, museum maupun teamLab menjadi pilihan yang tepat. Mereka bisa belajar sejarah Islam maupun teknologi melalui tampilan yang menarik.
Anak yang Mulai Lelah
Ketika tenaga mulai berkurang, pilih aktivitas yang lebih santai seperti mengunjungi Fakieh Aquarium. Suasana yang tenang membuat anak tetap menikmati perjalanan tanpa harus banyak berjalan.
Orang Tua Ingin Fokus Beribadah
Jika ingin memiliki waktu ibadah yang lebih khusyuk, manfaatkan Children Nursery Centre di Masjid Nabawi sesuai ketentuan terbaru yang berlaku. Dengan perencanaan yang baik, seluruh anggota keluarga dapat menikmati perjalanan ibadah tanpa merasa terbebani.
Bersama Madinah Iman Wisata, orang tua juga dapat memperoleh arahan dari muthawif mengenai pengaturan waktu sehingga aktivitas keluarga tetap seimbang dengan tujuan utama beribadah.
Kesimpulan
Membawa anak saat umroh bukan berarti perjalanan menjadi lebih sulit. Sebaliknya, momen ini bisa menjadi kesempatan mengenalkan sejarah Islam, keindahan ciptaan Allah, dan pengalaman berharga yang akan terus mereka ingat hingga dewasa.
Mulai dari melihat Ka’bah dari Clock Museum, mengunjungi Museum As Safiyyah, menikmati suasana Jabal Uhud, mencoba teamLab Borderless, mengenal kehidupan Laut Merah di Fakieh Aquarium, hingga memanfaatkan Children Nursery Centre di Masjid Nabawi, semuanya dapat menjadi pilihan Aktivitas Anak Saat Umroh yang menyenangkan sekaligus bermanfaat.
Apabila Anda ingin melaksanakan umroh atau haji dengan bimbingan dari muthawif sunnah, hubungi saja Madinah Iman Wisata. Travel Umroh Solo ini sudah dipercaya oleh banyak jamaah lokal dan sudah beroperasi lebih dari 20 tahun lamanya. Percayakan perjalanan ibadah Anda bersama Madinah Iman Wisata Solo. Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp.
