Berita & Informasi

Home – Single Blog

Tips Haji untuk Pengguna Kursi Roda, Baca Lengkap di Sini!

Jamaah Masjidil Haram Kursi Roda Ibadah Haji Indoor
andri creativism.id
17 February 2026
No Responses

Hanya dalam beberapa bulan lagi, ibadah Haji akan segera dilaksanakan oleh seluruh Muslim dari berbagai negara di dunia. Haji adalah salah satu rukun Islam terakhir dan wajib dilaksanakan bagi mereka yang mampu. Kata mampu di sini tidak hanya merujuk pada kemampuan finansial, tetapi juga mental dan fisik.

Hal ini wajar mengingat ibadah Haji adalah ibadah yang sangat membutuhkan kekuatan fisik yang prima. Dalam pelaksanaan haji, seorang Muslim diwajibkan untuk wukuf di Arafah, tawaf di Ka’bah, dan Sa’i. Tiga dari enam rukun haji ini, dapat dikatakan menjadi tantangan tersendiri untuk seorang Muslim.

Bagaimana tidak? Perbedaan cuaca di Arafah yang biasanya panas bahkan terkadang bisa mencapai 50 derajat Celcius, tentu jadi kendala besar untuk seorang Muslim yang tidak terbiasa dengan cuaca panas. Apalagi untuk seorang Muslim yang berasal dari daerah sejuk berawan, sebut saja seperti Kota Solo.

Tawaf, alias mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, tentu bukan perkara yang mudah dilakukan. Anda harus siap berdesakan dengan Muslim dari negara lain yang memiliki postur tubuh tinggi besar. Bersenggolan fisik dengan jamaah dari Eropa, Amerika, dan Afrika tentu akan sangat menguras tenaga.

Islam Agama yang Mudah

Hal yang kurang lebih sama juga akan Anda temukan dari pelaksanaan Sa’i. Mengetahui hal ini, beberapa dari Anda mungkin bertanya-tanya tentang bagaimana seorang Muslim yang secara finansial serta mental sudah mampu, tetapi fisiknya kurang mendukung. Ya, Anda pasti bertanya tentang nasib saudara-saudara kita yang difabel.

Apakah mereka boleh melakukan haji?

Tentu saja boleh. Perlu diketahui bahwa Islam adalah agama yang mudah diterapkan, apalagi jika ajaran agama tersebut langsung bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Prinsip kemudahan dalam Islam adalah tidak membebani pemeluknya di luar batas kemampuan, dan setiap disesuaikan dengan kondisi manusia.

Baca Juga: Ingin Membawa Anak Umrah? Pelajari Hukum dan Tipsnya di Sini!

Apabila seorang Muslim yang melaksanakan haji memiliki kesulitan untuk berjalan, baik itu karena sakit atau karena sudah lanjut usia, maka ia boleh melaksanakan rukun haji dengan bantuan kursi roda.

Tips Haji untuk Pengguna Kursi Roda

Di dalam artikel ini, admin akan memberikan beberapa tips dan trik haji untuk pengguna kursi roda.

Baca Juga: Tips Umrah Aman Bagi Wanita, Wajib Tahu!

Penasaran apa saja? Silakan simak baik-baik artikel ini ya!

Memastikan Kursi Roda yang Digunakan dalam Kondisi Prima

Tips haji untuk pengguna kursi roda yang pertama adalah memastikan kursi roda yang akan dikenakan berada dalam kondisi prima. Pastikan kursi roda yang Anda kenakan nyaman untuk diduduki. Bila perlu, tambahkan beberapa bantalan khusus di area punggung dan (maaf) bokong Anda.

Hal ini dimaksudkan agar punggung pengguna kursi roda tetap aman dari benturan keras. Selain itu, pastikan juga roda yang ada dapat berjalan dengan sempurna tanpa ada kendala macet. Anda bisa membawa kursi roda kesayangan sendiri. Tetapi untuk kepraktisan, Anda cukup menyewa kursi roda yang disediakan di Arab Saudi.

Anda bisa meminta tim Madinah Iman Wisata untuk memilihkan kursi roda terbaik di sekitar Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Gunakan Jalur Khusus yang Sudah Disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi

Arab Saudi termasuk ke dalam negara maju. Oleh sebab itu wajar jika pemerintahan mereka mampu memperhatikan detail-detail kecil untuk kenyamanan Muslim yang melaksanakan haji dan umroh. Dengan sokongan ekonomi berupa minyak bumi dan pariwisatanya, mudah untuk pemerintah Arab Saudi menyediakan jalur khusus untuk pengguna kursi roda di setiap titik penting.

Anda sebagai pengguna kursi roda dapat melakukan ibadah Tawaf dan Sa’i dengan mudah. Saat melakukan Tawaf, Anda bisa memanfaatkan jalur khusus di lantai atas Masjidil Haram. Sedangkan untuk Sa’i, Anda menggunakan ramp landai dan lift.

Meminta Pendampingan dengan Mahram atau Tim Madinah Iman Wisata

Tips haji untuk pengguna kursi roda berikutnya adalah meminta pendampingan dengan mahram atau pasangan. Perlu Anda ketahui bahwa mahram adalah orang yang memiliki hubungan nasab, sepersusuan, atau pernikahan yang menjadikannya haram dinikahi selamanya.

Baca Juga: Tugas dan Peran Agen Umroh Solo bagi Calon Jamaah

Jika Anda melakukan safar tanpa pendampingan dari mahram atau pasangan, maka Anda bisa meminta bantuan pendampingan dari tim Madinah Iman Wisata yang sesama gender. Tim Madinah Iman Wisata akan senantiasa menemani Anda selama rangkaian haji berlangsung.

Gunakan Tas dengan Ukuran Sedang untuk Barang Bawaan

Gunakan tas dengan ukuran sedang untuk membawa barang bawaan yang diperlukan. Persiapkan obat-obatan yang rutin dikonsumsi untuk dikemas di dalamnya. Gunakan tas kecil tersebut sebagai tempat menaruh barang-barang berharga seperti jam, handphone, dan lain sebagainya.

Jangan gunakan tas yang terlalu besar maupun kecil karena itu akan sangat mengganggu mobilitas Anda. Pastikan juga tas yang dibawa memiliki kualitas jahitan yang kuat dan tebal.

Ikuti Arahan untuk Jamaah Difabel

Tips haji untuk pengguna kursi roda terakhir adalah dengan mendengarkan serta mengikuti baik-baik arahan yang diberikan untuk jamaah difabel oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui petugas kloter.

FAQ Seputar Konten

  1. Apakah Muslim difabel boleh melaksanakan haji? Boleh. Islam memberi kemudahan sesuai kemampuan. Jamaah yang kesulitan berjalan karena sakit atau usia lanjut dapat menjalankan rukun haji dengan bantuan kursi roda saat beribadah di Makkah, Arab Saudi.
  2. Bagaimana pengguna kursi roda dapat menjalankan tawaf dan sa’i dengan aman? Pemerintah Arab Saudi menyediakan jalur khusus kursi roda, termasuk akses di area Masjidil Haram serta ramp dan lift untuk mobilitas. Jamaah juga dapat meminta pendamping mahram atau tim dari Madinah Iman Wisata Solo agar ibadah berjalan lebih tertib dan aman.
  3. Apa persiapan penting bagi jamaah haji pengguna kursi roda? Pastikan kursi roda dalam kondisi prima, bawa obat rutin dan tas berukuran sedang, serta ikuti arahan layanan jamaah difabel dari Kementerian Agama Republik Indonesia melalui petugas kloter.

Kesimpulan

Inilah penjelasan lengkap tentang tips haji untuk pengguna kursi roda.

Baca Juga: Rekomendasi Travel Umroh yang Ramah Perempuan dan Anak

Apabila Anda ingin mendapatkan pengalaman haji yang ramah dan menyenangkan sebagai difabel, Madinah Iman Wisata Solo adalah rekomendasi terbaik untuk Anda.