Berita & Informasi

Home – Single Blog

Bolehkah Lansia Berangkat Umroh Sendirian Tanpa Pendamping?

Jamaah Lansia 2 Orang Kabah Foto Formal Lanyard Siang Jul 2025 | Bolehkah Lansia Umroh Sendirian?
andri creativism.id
7 March 2026
No Responses

Selain haji, umroh menjadi salah satu ibadah impian bagi banyak umat Muslim dari berbagai negara, tidak terkecuali Indonesia. Ada banyak alasan untuk itu. Salah satu alasannya adalah waktu tunggu keberangkatan umroh yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan haji.

Untuk Anda yang mengambil paket umroh reguler, waktu tunggu keberangkatan biasanya berkisar antara 1 – 3 bulan. Sedangkan untuk paket haji reguler, waktu tunggu keberangkatannya bisa mencapai 26 – 30 tahun. Meskipun begitu, umroh tetap bukan ibadah yang mudah untuk dilaksanakan.

Ibadah ini tidak hanya menuntut kesiapan mental, tetapi juga fisik dan finansial. Untuk orang dewasa seperti kita, mental dan finansial mungkin tidak menjadi masalah berarti. Tetapi, bagaimana dengan lansia yang sering mengalami masalah serius dengan fisiknya.

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa Islam adalah agama yang mudah. Setiap ibadah memiliki keringanan atau rukhsah bagi mereka yang memiliki keterbatasan, termasuk bagi orang yang sudah lanjut usia.

Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 268 yang berbunyi:

“Dan Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya.”

Keringanan ini juga berlaku dalam pelaksanaan ibadah umroh.

Lansia tetap memiliki kesempatan untuk melaksanakan umroh selama kondisi kesehatannya memungkinkan. Bahkan dalam banyak situasi, terdapat berbagai kemudahan yang diberikan syariat agar lansia tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Selain itu, fasilitas di Tanah Suci saat ini juga semakin ramah bagi jamaah lansia. Berbagai layanan seperti kursi roda, jalur khusus, hingga bantuan petugas tersedia untuk membantu jamaah yang membutuhkan. Dengan persiapan yang baik, lansia tetap bisa menjalankan ibadah umroh dengan aman dan khusyuk.

Baca Juga: Cara Menjaga Stamina Tubuh Selama Persiapan Umroh

Namun, masih banyak yang bertanya-tanya apakah lansia boleh berangkat umroh sendirian tanpa pendamping. Untuk memahami jawabannya, mari kita bahas penjelasannya secara lebih lengkap berikut ini.

Boleh Lansia Berangkat Umroh Sendirian?

Secara umum, lansia tetap diperbolehkan melakukan umroh sendirian (tanpa pendamping dari keluarga) selama kondisi kesehatan memungkinkan dan mampu menjalankan rangkaian ibadah.

Baca Juga: Apa Saja Vaksin yang Diperlukan untuk Jamaah Umroh?

Tetapi, dalam praktiknya, jamaah lansia tetap perlu mendapatkan pendampingan, baik itu dari keluarga atau minimal dari petugas travel umroh terpilih.

Baca Juga: Apa Hukumnya Bagi Seorang Wanita yang Umrah Tanpa Mahram?

Adanya pendamping bagi jamaah lansia ini akan membantunya mendapatkan pengalaman ibadah yang lebih aman, nyaman, serta minim risiko kesulitan lainnya selama berada di Tanah Suci.

Kemudahan Umroh untuk Lansia

Jamaah lansia mendapatkan hak spesial untuk menggunakan berbagai kemudahan. Adapun kemudahan yang dimaksud seperti:

  • Boleh Menggunakan Kursi Roda. Jamaah lansia sering kali mengalami kesulitan berjalan, terlebih untuk perjalanan jauh. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri untuk mereka ketika melaksanakan ibadah tawaf dan sa’i. Oleh sebab itu, diringankan kepada mereka menggunakan kursi roda agar dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman dan aman.
  • Mendapat Tuntunan Keluarga atau Petugas. Kemudahan kedua untuk jamaah lansia adalah diperbolehkan mendapatkan tuntunan oleh keluarga atau petugas travel umroh. Hal ini bertujuan agar jamaah tetap dapat mengikuti setiap proses ibadah tanpa merasa kesulitan atau kelelahan berlebihan.
  • Boleh Mengambil Dam. Jika jamaah lansia tidak mampu menjalankan rangkaian ibadah umroh tertentu secara sempurna, maka diperboleh untuknya mengambil dam atau membayar denda sesuai dengan ketentuan syariat.

Apakah Umroh Boleh Diwakilkan?

Setelah mengetahui jawaban dari “Bolehkah Jamaah Lansia Berangkat Umroh Sendirian” beberapa dari Anda mungkin bertanya-tanya tentang “Bolehkah Umroh Diwakilkan?”

Pertanyaan ini biasanya muncul dari lansia atau anggota keluarga yang orang tuanya ingin melaksanakan umroh tetapi secara fisik sudah tidak lagi memungkinkan. Jawaban pertanyaan ini adalah boleh. Anda bisa mewakilkan keluarganya yang sudah lansia dan kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk melaksanakan ibadah umroh.

Dasar dari jawaban ini adalah hadis Nabi dari riwayat Bukhari yang berbunyi:

“Seorang wanita bertanya kepada Nabi ﷺ tentang ayahnya yang sudah tua renta dan tidak mampu menunggang kendaraan untuk berhaji, apakah boleh dia menghajikannya? Rasulullah bersabda: ‘Hajikanlah untuknya.’”

Tips Umroh untuk Lansia

Tambahan informasi, berikut ini admin berikan beberapa tips dan trik umroh aman untuk lansia. Dengan persiapan yang baik, lansia dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman. Adapun tips dan trik umroh amannya dimulai dari:

  • Lakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum mendaftar umroh.
  • Pastikan kondisi fisik cukup kuat untuk menjalani perjalanan dan aktivitas ibadah.
  • Pilih travel umroh terpercaya yang memiliki layanan khusus bagi jamaah lansia.
  • Usahakan berangkat bersama keluarga atau pendamping yang dapat membantu selama perjalanan.
  • Bawa obat-obatan pribadi yang rutin dikonsumsi.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk menghindari kelelahan saat berjalan.
  • Perbanyak istirahat agar stamina tetap terjaga selama menjalankan ibadah.
  • Konsumsi makanan bergizi dan cukup minum air putih.
  • Hindari aktivitas yang terlalu berat agar tubuh tidak cepat lelah.
  • Ikuti arahan dari pembimbing atau petugas travel selama menjalankan ibadah.

Dengan persiapan yang tepat serta pemahaman mengenai kemudahan yang diberikan dalam syariat, lansia tetap dapat menjalankan ibadah umroh dengan tenang.

Yang terpenting adalah menjaga kondisi kesehatan, mempersiapkan perjalanan dengan baik, serta memilih layanan travel yang dapat memberikan pendampingan selama ibadah berlangsung.

FAQ Seputar Konten

  • Apakah lansia boleh berangkat umroh sendirian tanpa pendamping? Secara umum, lansia diperbolehkan berangkat umroh sendirian selama kondisi kesehatan memungkinkan dan mampu menjalankan rangkaian ibadah. Namun, sangat disarankan tetap memiliki pendamping, baik dari keluarga maupun petugas travel umroh, agar ibadah dapat berjalan lebih aman dan nyaman.
  • Apakah lansia boleh menggunakan kursi roda saat melaksanakan tawaf dan sa’i? Boleh. Penggunaan kursi roda diperbolehkan bagi jamaah lansia yang memiliki keterbatasan fisik agar tetap dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman tanpa memaksakan kondisi tubuh.
  • Apa saja persiapan penting bagi lansia sebelum berangkat umroh? Beberapa persiapan penting meliputi pemeriksaan kesehatan, membawa obat pribadi, menjaga stamina tubuh, serta memilih travel umroh terpercaya yang memiliki layanan khusus bagi jamaah lansia.

Kesimpulan

Lansia tetap diperbolehkan berangkat umroh sendirian selama kondisi kesehatannya memungkinkan dan mampu menjalankan rangkaian ibadah.

Namun, untuk kenyamanan dan keamanan selama di Tanah Suci, sangat disarankan tetap menggunakan pendamping atau memilih travel umroh yang menyediakan layanan khusus bagi jamaah lansia.

Baca Juga: Berapa Biaya Paket Umroh Solo MIW Travel? Pelajari di Sini!

Percayakan perjalanan ibadah Anda bersama Madinah Iman Wisata Solo. Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp.