Berita & Informasi

Home – Single Blog

Ingin Membawa Anak Umrah? Pelajari Hukum dan Tipsnya di Sini!

Tips Membawa Anak Umrah
andri creativism.id
9 February 2026
No Responses

Umrah adalah salah satu ibadah favorit umat muslim di seluruh dunia. Hal ini wajar mengingat umrah mampu menawarkan pengalaman layaknya haji. Tidak jarang, umrah sering disebut juga sebagai haji kecil. Secara umum, inilah tiga aspek utama yang membedakan antara ibadah ini dengan haji:

  • Hukum pelaksanaan. Haji memiliki hukum pelaksanaan yang wajib untuk seorang muslim, setidaknya satu kali seumur hidup. Sedangkan umrah memiliki hukum pelaksanaan sunnah muakkadah atau sunnah yang dianjurkan.
  • Waktu pelaksanaan. Haji hanya bisa dilaksanakan pada bulan haji saja, yakni pada bulan Syawal, Zulqaidah, dan 10 hari pertama Dzulhijjah. Berbeda dengan haji, waktu pelaksanaan umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun.
  • Rukun ibadah. Umrah tidak mengharuskan Anda untuk melakukan wukuf. Anda cukup beribadah dengan empat rukun, yaitu ihram, tawaf, sa’i, dan tahallul.

Selain menawarkan pengalaman layaknya haji, ada banyak alasan mengapa umrah menjadi salah satu ibadah favorit umat muslim. Beberapa di antara sekian banyak alasan tersebut adalah umrah yang menawarkan berbagai keutamaan bagi yang melaksanakannya.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari Rumaysho, seorang muslim yang melaksanakan umrah akan mendapatkan setidaknya enam keutamaan. Enam keutamaan tersebut yakni:

  1. Penghapus dosa dan kefakiran.
  2. Menjadi tamu Allah dan doa diijabah.
  3. Setara dengan jihad.
  4. Pahala setara dengan haji bersama Rasulullah terutama di bulan Ramadhan.
  5. Pahala shalat yang berlipat ganda.
  6. Pembersihan jiwa dan ketenangan.

Mengetahui enam keutamaan ini, maka tidak heran jika umrah sering kali dilakukan bersama dengan orang-orang tercinta dan tersayang. Ya, ada banyak muslim yang melaksanakan umrah dengan keluarga, lengkap dengan anak-anak. Nah, beberapa dari Anda mungkin bertanya-tanya tentang apa hukumnya membawa anak umrah?

Baca Juga: Cara Membedakan Biro Haji Umroh Solo Resmi dan Abal-Abal

Pertanyaan ini akan admin jawab di dalam artikel lengkap dengan penjelasan apa saja tantangan yang akan dihadapi dan tips untuk mengatasinya. Penasaran? Silakan simak baik-baik artikel ini ya!

Hukum Membawa Anak Umrah

Di ajaran agama Islam, membawa anak umrah diperbolehkan dan sah. Apakah hukum membawa anak umrah ini juga berlaku untuk yang belum baligh? Jawabannya adalah iya. Mayoritas ulama berpendapat bahwa ibadah umrah yang dilaksanakan oleh anak-anak tetap sah dan dicatat sebagai ibadah yang berpahala.

Pendapat ulama didapatkan dari hasil pemaknaan hadis yang mendalam. Adapun hadis yang menjadi referensi dari mayoritas ulama ini adalah:

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, dia menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ bertemu dengan seorang wanita yang menggendong anaknya, lalu ia bertanya, “Ya Rasulullah, apakah anak ini bisa berhaji?” Rasulullah ﷺ menjawab, “Ya, dan engkau mendapatkan pahala.”

Membawa anak umrah tentunya akan memberikan mereka pengalaman keislaman yang luar biasa. Mereka akan terbiasa mengenal Baitullah dan suasana ibadah yang penuh dengan kecintaan terhadap Allah Azza Wa Jalla. Mereka bisa mendapatkan momen belajar sejarah Islam langsung dari tempatnya.

Tentunya ini akan menjadi memori terindah yang mereka miliki dalam mendalami ajaran agama Islam.

Usia Ideal Membawa Anak Umrah

Secara hukum, tidak ada ketentuan umur agar anak bisa umrah. Tetapi, sebagai orang tua Anda harus mempertimbangkan dengan baik usia ideal anak umrah. Adapun rentang usia ideal membawa anak umrah adalah yang berada di usia 6 tahun ke atas. Anak di usia ini dianggap lebih mudah diarahkan saat tawaf atau sa’i.

Tantangan Membawa Anak Umrah

Membawa anak saat umrah merupakan pengalaman spiritual yang berharga, tetapi juga memiliki tantangan tersendiri. Perbedaan kondisi fisik, emosi, dan kebutuhan anak dibandingkan orang dewasa membuat orang tua perlu ekstra perhatian agar ibadah tetap khusyuk tanpa mengabaikan kenyamanan anak.

Fisik dan Kesehatan Anak yang Rentan

Kondisi fisik anak, terutama balita dan anak usia dini, masih tergolong rentan terhadap kelelahan, perubahan cuaca ekstrem, serta paparan keramaian. Aktivitas umrah yang padat, seperti tawaf dan sa’i, dapat dengan cepat menguras stamina anak jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup.

Anak yang Terpisah dari Rombongan

Keramaian di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi meningkatkan risiko anak terpisah dari orang tua atau rombongan. Situasi ini tidak hanya menimbulkan kepanikan pada anak, tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi ibadah orang tua jika tidak diantisipasi dengan baik.

Waktu Tidur Anak

Perbedaan zona waktu serta jadwal ibadah yang sering dilakukan di malam atau dini hari dapat mengganggu pola tidur anak. Kurang tidur berpotensi membuat anak menjadi rewel, mudah lelah, dan sulit diajak bekerja sama selama rangkaian ibadah.

Logistik dan Persiapan Anak

Persiapan logistik untuk anak cenderung lebih kompleks, mulai dari perlengkapan pribadi, makanan khusus, hingga kebutuhan darurat. Tanpa perencanaan yang matang, orang tua bisa kewalahan mengatur barang bawaan sekaligus fokus menjalankan ibadah.

Tips Membawa Anak Umrah

Agar perjalanan umrah bersama anak berjalan lebih nyaman dan terkontrol, orang tua perlu menerapkan strategi praktis yang sesuai dengan kondisi anak. Persiapan yang tepat akan membantu menjaga keseimbangan antara kelancaran ibadah dan kenyamanan keluarga.

  • Gunakan Stroller & Gendongan: Pilih stroller yang ringan dan gendongan ergonomis agar anak tetap nyaman saat orang tua beribadah.
  • Obat-obatan & Skincare: Bawa obat pribadi anak serta skincare khusus untuk melindungi kulit dari cuaca panas dan kering.
  • Sewa Skuter: Manfaatkan layanan sewa skuter bagi orang tua agar energi tetap terjaga saat mendampingi anak.
  • Siapkan Camilan/Mainan: Camilan sehat dan mainan favorit membantu menjaga mood anak selama menunggu atau berpindah lokasi.

FAQ Seputar Konten

  • Apakah aman membawa balita saat umrah? Aman selama orang tua memperhatikan kondisi kesehatan anak dan tidak memaksakan aktivitas ibadah yang terlalu berat.
  • Kapan usia ideal anak untuk diajak umrah? Tidak ada batasan usia khusus, namun anak di atas 5 tahun umumnya lebih mudah diajak beradaptasi dengan aktivitas ibadah.
  • Apakah stroller diperbolehkan di area masjid? Diperbolehkan di area tertentu, tetapi penggunaannya tetap harus mengikuti aturan setempat dan kondisi keramaian.

Kesimpulan

Membawa anak umrah memang memiliki tantangan, mulai dari kesehatan, keamanan, hingga logistik. Namun, dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, perjalanan umrah bersama anak dapat menjadi pengalaman spiritual yang berkesan dan penuh makna bagi seluruh keluarga.

Baca Juga: Tips Sa’i yang Aman untuk Jamaah Lansia

Jika Anda merupakan warga Solo dan sekitarnya, dan sedang mencari travel umrah yang tepercaya, berpengalaman, dan benar-benar memahami kebutuhan jamaah, Madinah Iman Wisata Solo adalah pilihan yang tepat.

Travel MIW Solo siap menemani setiap langkah ibadah Anda dengan layanan lengkap, pembimbing profesional, serta perhatian penuh pada kenyamanan dan kesehatan jamaah. Cek paket haji/umrah di MIW Solo, dan siapkan perjalanan ibadah Anda dari jauh hari.