Berita & Informasi

Home – Single Blog

Petugas Haji: Tugas, Jenis, dan Peran Pentingnya untuk Jamaah

Petugas Haji Tugas, Jenis, dan Peran Pentingnya untuk Jamaah
andri creativism.id
13 January 2026
No Responses

Menunaikan rukun Islam kelima merupakan impian setiap Muslim. Namun, perjalanan haji bukanlah perjalanan biasa. Ia melibatkan pergerakan jutaan manusia secara serentak di tempat dan waktu yang sama. Di sinilah peran vital petugas haji sangat dibutuhkan untuk memastikan tamu-tamu Allah dapat beribadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman.

Baca Juga: Daftar Rukun Haji: 6 Urutan & Penjelasan Lengkap!

Bagi Sahabat MIW di Solo Raya yang sedang mempersiapkan diri atau menunggu antrean keberangkatan, mengenal siapa saja yang akan melayani Anda di Tanah Suci adalah hal yang penting. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai definisi, jenis, hingga tugas para pelayan tamu Allah ini.

Mengenal Struktur Petugas Haji Indonesia

Secara umum, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama membagi petugas haji ke dalam dua kategori besar, yaitu PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Kloter dan PPIH Arab Saudi. Namun, ada juga petugas khusus dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) seperti MIW Travel Solo.

Berikut adalah pembagian jenis petugas haji yang perlu Sahabat MIW ketahui:

1. Petugas Haji Kloter (Menyertai Jamaah)

Ini adalah petugas yang akan bersama Anda mulai dari asrama haji (seperti Asrama Haji Donohudan, Solo), terbang bersama di pesawat, hingga kembali lagi ke Tanah Air. Satu kloter biasanya didampingi oleh 5 orang petugas inti:

  • TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia): Sering disebut sebagai Ketua Kloter. Bertugas mengoordinasikan seluruh kegiatan jamaah dalam satu kelompok terbang, mengurus administrasi, dan memastikan jadwal pergerakan jamaah berjalan sesuai rencana.

  • TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia): Bertugas membimbing aspek ritual ibadah. Mulai dari niat, manasik, hingga memastikan rukun dan wajib haji jamaah terpenuhi secara syari.

  • TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia): Terdiri dari dokter dan perawat yang siap siaga 24 jam memantau kesehatan jamaah selama perjalanan dan di Arab Saudi.

2. Petugas Haji Non-Kloter (PPIH Arab Saudi)

Petugas ini tidak terbang bersama jamaah, melainkan sudah berada di Arab Saudi lebih awal. Mereka ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Makkah, Madinah, dan Bandara (Jeddah/Madinah). Tugas mereka meliputi pelayanan akomodasi (hotel), katering, transportasi, hingga perlindungan jamaah (Linjam).

3. Petugas Haji Daerah (PHD)

Merupakan petugas yang ditunjuk oleh pemerintah daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) untuk membantu pelayanan umum, bimbingan ibadah, dan pelayanan kesehatan khusus bagi jamaah dari daerah tersebut.

4. Petugas Haji Khusus (Tour Leader & Mutawwif Travel)

Bagi Sahabat MIW yang mendaftar melalui Haji Plus atau Furoda, Anda akan mendapatkan pendampingan ekstra dari petugas travel.

  • Tour Leader: Mengurus teknis perjalanan dari keberangkatan hingga kepulangan.

  • Mutawwif: Pembimbing ibadah yang biasanya mukimin (tinggal di Saudi) atau ustadz berpengalaman yang membimbing doa dan tata cara ibadah secara intensif.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama Petugas Haji

Menjadi pelayan tamu Allah (Dhuyufurrahman) adalah tugas mulia yang berat. Dalam UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, fungsi utama petugas haji mencakup tiga aspek (3P):

  1. Pembinaan: Memberikan edukasi manasik agar jamaah mandiri dalam beribadah.

  2. Pelayanan: Mengurus kebutuhan teknis seperti makan, koper, dan hotel.

  3. Perlindungan: Menjamin keamanan dan keselamatan jamaah dari segala gangguan.

Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan melayani orang yang berhaji:

“Barangsiapa yang mempermudah urusan orang yang sedang kesulitan, niscaya Allah akan mempermudah urusan dunia dan akhiratnya.” (HR. Muslim)

Menjadi petugas haji berarti siap mewakafkan waktu dan tenaganya demi kenyamanan jamaah. Tak jarang mereka harus menunda ibadah mereka sendiri demi mendahulukan kepentingan jamaah, seperti menggendong lansia yang kelelahan atau mencari jamaah yang tersesat di Masjidil Haram.

Syarat Menjadi Petugas Haji

Banyak masyarakat, mungkin termasuk Sahabat MIW, yang bertanya-tanya, “Bagaimana cara menjadi petugas haji?” Seleksi petugas haji dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan dinas kesehatan secara transparan dan berbasis kompetensi (CAT).

Secara umum, syarat untuk melamar menjadi petugas haji antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan beragama Islam.

  • Sehat jasmani dan rohani (lulus tes kesehatan atau MCU).

  • Memiliki integritas dan akhlak yang baik (tidak pernah terlibat kasus hukum).

  • Kompetensi Khusus:

    • Untuk pembimbing ibadah: Memiliki sertifikat pembimbing manasik haji profesional.

    • Untuk tim kesehatan: Memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dokter/perawat yang aktif.

    • Mampu mengoperasikan aplikasi pelaporan digital.

Proses seleksi biasanya dibuka beberapa bulan sebelum musim haji dimulai. Informasi resmi selalu dipublikasikan melalui kanal website Kemenag atau Ditjen PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah).

Peran Petugas Haji dalam Menghadapi Tantangan di Tanah Suci

Kondisi di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Solo atau Indonesia pada umumnya. Cuaca ekstrem yang bisa mencapai 45-50 derajat Celcius, perbedaan budaya, hingga kepadatan jutaan manusia menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga: Daftar Rukun Haji: 6 Urutan & Penjelasan Lengkap!

Di sinilah peran strategis petugas haji:

  1. Manajemen Krisis: Menangani situasi darurat seperti jamaah sakit mendadak atau terpisah dari rombongan.

  2. Edukasi Kesehatan: Mengingatkan jamaah untuk rutin minum air zam-zam agar tidak dehidrasi (heat stroke).

  3. Navigasi: Membantu jamaah mengenali rute bus shalawat, lokasi tenda di Mina, dan jalan menuju Jamarat agar tidak tersesat.

Tips Bagi Jamaah dalam Berinteraksi dengan Petugas

Agar ibadah Sahabat MIW berjalan lancar, bangunlah komunikasi yang baik dengan para petugas:

  • Simpan Nomor Kontak: Catat nomor HP Ketua Kloter, Karom (Ketua Rombongan), dan Karu (Ketua Regu).

  • Jangan Sungkan Bertanya: Jika bingung arah atau ragu soal hukum ibadah, tanyakan segera kepada TPIHI atau Mutawwif.

  • Ikuti Arahan: Patuhi jadwal pergerakan yang disusun petugas, terutama saat melontar jumrah, demi keselamatan bersama.

  • Saling Mendoakan: Doakan para petugas agar diberi kekuatan, karena tugas mereka sangat menguras fisik dan mental.

FAQ Seputar Konten

  • Apa perbedaan petugas haji Kloter dan Non-Kloter? Petugas Kloter (TPHI, TPIHI, TKHI) terbang bersama jamaah dan mendampingi satu kelompok terbang penuh dari berangkat hingga pulang. Petugas Non-Kloter (PPIH Arab Saudi) menetap di Arab Saudi untuk mengurus layanan umum seperti akomodasi, katering, dan transportasi.
  • Apakah petugas haji mendapatkan gaji? Petugas haji mendapatkan honorarium atau uang harian perjalanan dinas sesuai ketentuan pemerintah (Kemenag/Kemenkes). Namun, motivasi utama biasanya adalah kesempatan beribadah sambil melayani tamu Allah.
  • Bagaimana cara mendaftar menjadi petugas haji? Pendaftaran dibuka oleh Kemenag (biasanya akhir/awal tahun) melalui aplikasi Pusaka Super Apps atau website resmi Kemenag. Calon petugas harus melewati seleksi administrasi dan tes kompetensi (CAT).
  • Apakah petugas haji juga bisa ikut melaksanakan ibadah haji? Ya, petugas haji tetap bisa melaksanakan rukun dan wajib haji selama tidak mengganggu tugas utamanya melayani jamaah. Namun, prioritas mereka tetaplah pelayanan.

Kesimpulan

Keberadaan petugas haji adalah anugerah Allah SWT untuk membantu para jamaah menyelesaikan rukun Islam kelima. Baik petugas dari pemerintah maupun petugas khusus dari travel seperti MIW Travel Solo, semuanya memiliki satu tujuan: mengantarkan Anda meraih predikat haji yang mabrur.

Baca Juga: Paket Haji MIW Travel Solo

Persiapan haji tidak hanya soal biaya dan fisik, tetapi juga memilih mitra perjalanan yang memiliki tim petugas terbaik. Dengan pendampingan yang tepat, Insya Allah kekhusyukan ibadah akan lebih terjaga. Siap berangkat haji dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana perjalanan ibadah Anda bersama PT. Madinah Iman Wisata Solo. Kami menyediakan paket Haji Plus dan Umroh dengan pembimbing berpengalaman. Hubungi MIW Travel Solo Sekarang di klik link WhatsApp berikut!