Ibadah umroh adalah jenis ibadah yang bersifat sunnah. Meskipun begitu, antusias warga Muslim terhadap ibadah ini tidak turun begitu saja.
Terkhusus di Indonesia, antusias warga Muslim dapat dilihat dari data laporan Al Arabiya. Indonesia menjadi negara kedua terbanyak yang mengirimkan jamaahnya ke Mekkah setelah Pakistan di tahun 2025 lalu. Berada di belakangnya ada India, Irak, dan Mesir.
Ada banyak alasan mengapa jumlah jamaah dari Indonesia terus melonjak. Selain karena keutamaan umroh yang sayang untuk dilewati begitu saja, pemerintah Arab Saudi juga terus berbenah memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya adalah dengan menghadirkan transformasi layanan digital.
Nusuk, platform Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menjadikan proses birokrasi terkait pelaksanaan umroh menjadi lebih cepat dan fleksibel. Melalui platform Nusuk, jamaah dari luar negeri termasuk Indonesia dapat:
- Mengajukan izin umroh secara daring.
- Mengatur jadwal ibadah.
- Memesan layanan pendukung.
- Memilih paket perjalanan secara transparan.
Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga telah memperbolehkan seluruh jenis visa resmi untuk seseorang dapat melaksanakan ibadah umroh. Adapun jenis visa yang dimaksud adalah:
- Visa kunjungan pribadi dan keluarga.
- Visa turis elektronik (e-visa).
- Visa transit.
- Visa kerja.
- Dan jenis visa resmi lainnya.
Berbagai kemudahan ini tentu saja menambah tebal motivasi jamaah untuk melaksanakan umroh. Tapi, perlu diingat bahwa umroh bukan hanya soal ibadah yang berkaitan dengan jiwa saja, tetapi juga berkaitan dengan fisik yang prima.
Oleh sebab itu wajar jika Anda mendaftar di Travel Umroh di mana pun di Indonesia, Anda akan diwajibkan untuk melakukan vaksin penyakit. Lantas, apa saja jenis vaksin yang diperlukan untuk umroh? Silakan simak baik-baik artikel ini ya!
Mengapa Jamaah Umroh Wajib Vaksin?
Vaksin adalah salah satu syarat penting bagi jamaah umroh karena berkaitan dengan perlindungan kesehatan secara global. Vaksin membantu imunisasi di dalam tubuh Anda menjadi lebih kuat menghadapi perbedaan cuaca yang kontras di Tanah Arab.
Baca Juga: Cara Menjaga Stamina Tubuh Selama Persiapan Umroh
Selain itu, ibadah umroh akan mempertemukan Anda dengan jutaan umat Muslim lainnya dari berbagai negara. Risiko penularan penyakit menular tentu saja berpotensi terjadi. Oleh sebab itu, pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan vaksinasi yang ketat selama musim ibadah.
Keharusan vaksin untuk jamaah ini bukan hanya melindungi Anda, tetapi jamaah lain yang berada di lokasi yang sama. Penyakit seperti meningitis atau polio dapat menular dengan cepat di area yang padat jika tidak dicegah sejak awal. Dengan vaksinasi, potensi penyebaran penyakit dapat ditekan sehingga ibadah dapat berlangsung lebih aman bagi semua jamaah.
Jenis Vaksin yang Diwajibkan untuk Jamaah Umroh
Secara umum terdapat lima jenis vaksin yang diperuntukkan bagi jamaah umroh.
Baca Juga: 4 Panduan Medical Check-Up Sebelum Berangkat Umrah
Satu dari kelima jenis vaksin ini bersifat wajib. Adapun lima jenis vaksin tersebut adalah:
Vaksin Meningitis
Jenis vaksin untuk jamaah umroh pertama adalah vaksin meningitis. Vaksin bersifat wajib untuk seluruh jamaah dari berbagai negara. Adapun fungsi dari vaksin adalah melindungi jamaah dari penyakit meningitis meningokokus, yaitu infeksi pada selaput otak yang dapat menular melalui percikan droplet saat batuk atau bersin.
Vaksin ini biasanya diberikan 10 hari sebelum keberangkatan. Adapun masa berlaku vaksin ini bisa mencapai dua hingga tiga tahun, tergantung dari jenis vaksin yang digunakan. Setelah vaksin, Anda akan mendapatkan sertifikat.
Vaksin Polio
Jenis vaksin untuk jamaah kedua adalah vaksin polio. Sesuai dengan namanya, vaksin ini bertujuan melindungi Anda dari kemungkinan terkena penyakit poliomyelitis yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan.
Pemberian vaksin polio biasanya dilakukan sekitar dua hingga empat minggu sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
Vaksin Covid-19
Pandemi Covid-19 membuat banyak negara menetapkan standar kesehatan tambahan bagi pelancong internasional, termasuk jamaah umroh. Vaksin Covid-19 membantu melindungi tubuh dari infeksi virus corona yang dapat menimbulkan gangguan pernapasan. Biasanya jamaah diminta telah menerima dosis vaksin yang diakui secara internasional sebelum melakukan perjalanan.
Vaksin Influenza
Selain vaksin yang bersifat wajib, vaksin influenza juga sangat dianjurkan bagi jamaah umroh. Penyakit flu mudah menyebar di lingkungan yang padat seperti area Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Dengan vaksin influenza, risiko tertular penyakit saluran pernapasan selama perjalanan ibadah dapat dikurangi.
Vaksin Pneumonia
Jenis vaksin untuk jamaah umroh terakhir yang akan admin bahas adalah vaksin pneumonia. Vaksin ini direkomendasikan untuk jamaah umroh yang berusia 50 tahun ke atas atau bagi mereka yang memiliki penyakit komorbid.
Berapa Biaya Vaksin untuk Jamaah Umroh?
Besaran biaya pasti untuk vaksin jamaah umroh, tentu saja berbeda-beda tergantung dari jenis vaksin didapatkan, lokasi, dan fasilitas kesehatan yang Anda pilih. Berdasarkan keterangan dari Halodoc, biaya vaksin meningitis berkisar antara Rp375.000, sedangkan vaksin polio sekitar Rp250.000.
Sebelum melakukan vaksin, penting untuk Anda melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter ahli. Dokterlah yang akan mengevaluasi kondisi jamaah dan memberikan rekomendasi vaksin yang tepat.
FAQ Seputar Konten
- Apa saja vaksin yang diperlukan untuk umroh? Beberapa vaksin yang biasanya diperlukan oleh jamaah umroh antara lain vaksin meningitis, polio, Covid-19, dan influenza. Vaksin meningitis umumnya menjadi syarat wajib karena berkaitan dengan pencegahan penyakit menular di area dengan kepadatan jamaah yang tinggi. Sementara vaksin lain dapat bersifat wajib atau anjuran sesuai kebijakan kesehatan terbaru dari pemerintah Arab Saudi.
- Kapan waktu yang tepat untuk melakukan vaksin sebelum umroh? Vaksin sebaiknya dilakukan beberapa minggu sebelum keberangkatan agar tubuh memiliki waktu untuk membentuk antibodi. Misalnya, vaksin meningitis biasanya diberikan minimal 10 hari sebelum berangkat ke Tanah Suci. Melakukan vaksin lebih awal juga memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dan menghindari efek samping menjelang perjalanan.
- Apakah vaksin influenza wajib bagi jamaah umroh? Vaksin influenza umumnya tidak selalu menjadi syarat wajib, tetapi sangat dianjurkan bagi calon jamaah. Lingkungan yang padat seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi membuat penyakit pernapasan lebih mudah menular. Dengan vaksin influenza, risiko terkena flu selama menjalankan ibadah dapat dikurangi sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.
Kesimpulan
Inilah penjelasan lengkap tentang vaksin untuk umroh. Vaksin untuk jamaah umroh wajib dilakukan karena dapat membantu mereka terhindar dari masalah penyakit selama pelaksanaan ibadah umroh nanti.
Baca Juga: Berapa Biaya Paket Umroh Solo MIW Travel? Pelajari di Sini!
Percayakan perjalanan ibadah Anda bersama Madinah Iman Wisata Solo. Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp.