Bagi banyak umat Islam, beribadah di Masjid Nabawi merupakan impian yang ingin diwujudkan setidaknya sekali seumur hidup. Selain berziarah ke makam Rasulullah SAW, ada satu tempat yang selalu menjadi tujuan utama jamaah, yaitu Raudhah. Tidak heran jika banyak calon jamaah mencari informasi tentang apa itu Raudhah di Masjid Nabawi, di mana letaknya, apa keistimewaannya, dan bagaimana cara masuk ke dalamnya.
Raudhah bukan sekadar area di dalam Masjid Nabawi. Tempat ini memiliki kedudukan istimewa karena disebut langsung oleh Rasulullah SAW sebagai salah satu taman surga. Karena luasnya terbatas dan jumlah jamaah yang ingin masuk sangat banyak, memahami informasi tentang Raudhah penting dilakukan agar ibadah di Tanah Suci dapat dilakukan dengan lebih khusyuk. Dengan persiapan yang baik, kesempatan beribadah di Raudhah dapat menjadi pengalaman spiritual yang sangat berkesan.
Baca Juga: Keutamaan Shalat di Masjid Nabawi yang Wajib Jamaah
Apa Itu Raudhah di Masjid Nabawi?
Secara bahasa, kata Raudhah (الرَّوْضَةُ) berarti taman atau kebun yang indah. Dalam konteks Masjid Nabawi, Raudhah adalah area yang berada di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar beliau.
Keistimewaan Raudhah disebutkan dalam hadis sahih berikut:
مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ
Artinya: “Apa yang berada di antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman dari taman-taman surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis inilah yang menjadi dasar mengapa Raudhah dikenal sebagai Taman Surga. Tempat ini memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah SWT dan menjadi salah satu lokasi paling diinginkan jamaah ketika berada di Madinah.
Saat ini, area Raudhah memiliki luas sekitar 330 meter persegi dengan ukuran sekitar 22 meter × 15 meter. Jamaah dapat mengenali lokasinya melalui karpet berwarna hijau yang berbeda dengan area lain di Masjid Nabawi yang menggunakan karpet merah. (Sumber: Badan Pengelola Keuangan Haji/BPKH).
Bagi jamaah yang berangkat bersama Madinah Iman Wisata, penjelasan tentang lokasi dan keutamaan Raudhah biasanya sudah diberikan sejak manasik agar jamaah lebih memahami nilai spiritual tempat yang akan dikunjungi.
Mengapa Raudhah Disebut Sebagai Taman Surga?
Para ulama menjelaskan hadis tentang Raudhah melalui penafsiran yang saling melengkapi.
Tempat yang Dipenuhi Rahmat dan Ketenangan
Banyak jamaah mengaku merasakan ketenangan yang sulit dijelaskan ketika berada di Raudhah. Suasana spiritual yang sangat kuat membuat tempat ini diibaratkan seperti taman di surga yang dipenuhi rahmat dan ketenteraman.
Tempat yang Mengantarkan pada Surga
Sebagian ulama menjelaskan bahwa ibadah yang dilakukan di Raudhah dapat menjadi sebab seseorang memperoleh rahmat Allah SWT dan mengantarkannya menuju surga.
Bagian dari Surga yang Kelak Dipindahkan
Ada pula pendapat ulama yang menyatakan bahwa Raudhah merupakan bagian dari surga yang pada hari kiamat akan dipindahkan ke surga yang sesungguhnya.
Dalam tayangan Metro TV, Prof. Dr. Oman Fathurahman menjelaskan bahwa Raudhah terletak di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar beliau. Rumah Rasulullah SAW yang dimaksud kini menjadi lokasi makam beliau. Prof. Oman juga menjelaskan bahwa Raudhah memiliki keutamaan besar karena termasuk bagian dari Masjid Nabawi dan disebut Rasulullah SAW sebagai salah satu taman surga.
Di Mana Letak Raudhah di Masjid Nabawi?
Secara fisik, Raudhah berada di area Masjid Nabawi lama.
Sebelah Timur
Berbatasan dengan rumah Aisyah RA yang saat ini menjadi lokasi makam Rasulullah SAW bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq RA dan Umar bin Khattab RA.
Sebelah Barat
Berbatasan dengan mimbar Rasulullah SAW yang menjadi tempat beliau menyampaikan khutbah dan dakwah kepada para sahabat.
Sebelah Selatan
Berada di sekitar mihrab Nabi atau bagian depan masjid lama.
Sebelah Utara
Sejajar dengan ujung akhir rumah Aisyah RA.
Karena areanya relatif kecil dibandingkan keseluruhan Masjid Nabawi, jumlah jamaah yang masuk sangat terbatas. Oleh sebab itu, pengaturan kunjungan dilakukan secara ketat oleh Pemerintah Arab Saudi.
Keistimewaan Raudhah di Masjid Nabawi
Ada beberapa keistimewaan yang menjadikan Raudhah begitu dirindukan oleh jutaan jamaah setiap tahunnya.
Tempat Mustajab untuk Berdoa
Raudhah dikenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk berdoa. Banyak jamaah memanfaatkan kesempatan berada di Raudhah untuk mendoakan keluarga, orang tua, anak, kesehatan, serta keselamatan dunia dan akhirat.
Meskipun tidak ada dalil yang menyatakan seluruh doa di Raudhah pasti langsung dikabulkan, tempat ini memiliki kemuliaan yang sangat tinggi sehingga menjadi lokasi yang dianjurkan untuk memperbanyak munajat kepada Allah SWT.
Tempat Bersejarah dalam Perjalanan Dakwah Islam
Raudhah merupakan bagian penting dari sejarah Islam. Di sekitar area inilah Rasulullah SAW mengajar, membimbing para sahabat, menyampaikan wahyu, serta memimpin umat Islam di Madinah.
Karena itu, beribadah di Raudhah bukan hanya menghadirkan ketenangan spiritual, tetapi juga mengingatkan umat Islam pada perjuangan besar Rasulullah SAW dalam menyebarkan Islam.
Menjadi Tempat yang Sangat Dirindukan Jamaah
Tidak sedikit jamaah yang menangis haru ketika berhasil memasuki Raudhah. Kesempatan untuk shalat dan berdoa di tempat yang disebut sebagai taman surga menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Oleh sebab itu, Madinah Iman Wisata selalu mengingatkan jamaah agar tidak hanya berfokus pada keinginan untuk masuk ke Raudhah, tetapi juga menjaga niat ibadah semata-mata karena Allah SWT.
Cara Masuk ke Dalam Raudhah
Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem yang lebih tertib untuk mengatur kunjungan jamaah ke Raudhah.
Mengunduh Aplikasi Nusuk
Jamaah perlu mengunduh aplikasi Nusuk melalui ponsel. Aplikasi ini menjadi sarana resmi untuk melakukan reservasi kunjungan ke Raudhah.
Melakukan Reservasi Kunjungan
Setelah registrasi berhasil, jamaah dapat memilih tanggal dan waktu kunjungan sesuai kuota yang tersedia.
Hadir Sesuai Jadwal
Jamaah harus hadir sesuai waktu yang tertera pada aplikasi. Keterlambatan dapat menyebabkan izin kunjungan tidak dapat digunakan.
Mengikuti Arahan Petugas
Ketika berada di area Raudhah, jamaah diimbau untuk tidak berdesakan, tidak berlari, dan tetap menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama.
Memanfaatkan Waktu Sebaik Mungkin
Waktu di dalam Raudhah biasanya cukup singkat. Oleh karena itu, jamaah sebaiknya memprioritaskan ibadah seperti shalat sunnah, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa.
Bagi jamaah yang berangkat bersama Madinah Iman Wisata, pendampingan mengenai penggunaan aplikasi Nusuk dan tata cara masuk ke Raudhah umumnya sudah diberikan sejak sebelum keberangkatan sehingga jamaah dapat lebih siap ketika berada di Madinah.
Baca Juga: Aplikasi HP yang Wajib Diunduh Sebelum Berangkat Umroh ke Tanah Suci
Amalan yang Dianjurkan Ketika Berada di Raudhah
Setelah memperoleh kesempatan masuk ke Raudhah, ada beberapa amalan yang dianjurkan.
Melaksanakan Shalat Sunnah
Shalat sunnah dua rakaat menjadi ibadah yang paling banyak dilakukan jamaah ketika berada di Raudhah.
Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Membaca:
سُبْحَانَ اللّٰهِ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ
serta memperbanyak istighfar dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Berdoa dengan Penuh Khusyuk
Jamaah dianjurkan memperbanyak doa untuk diri sendiri, keluarga, dan kaum muslimin secara umum. Gunakan kesempatan singkat di Raudhah untuk memohon ampunan, keberkahan, dan kebaikan dunia akhirat.
FAQ
Apakah Semua Jamaah Pasti Bisa Masuk ke Raudhah?
Tidak selalu. Kesempatan masuk ke Raudhah bergantung pada kuota yang tersedia dalam aplikasi Nusuk dan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi. Karena itu, jamaah perlu melakukan reservasi lebih awal.
Apakah Perempuan dan Laki-Laki Memiliki Jadwal yang Sama?
Tidak. Pemerintah Arab Saudi biasanya mengatur jadwal kunjungan secara terpisah antara jamaah laki-laki dan perempuan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan beribadah.
Apakah Ibadah Tetap Bernilai Jika Tidak Berhasil Masuk ke Raudhah?
Tentu saja. Seluruh area Masjid Nabawi memiliki keutamaan yang besar. Rasulullah SAW bersabda:
صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هٰذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ
Artinya: “Satu kali shalat di masjidku ini lebih baik daripada seribu kali shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kesimpulan
Memahami apa itu Raudhah di Masjid Nabawi akan membantu jamaah mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci. Raudhah merupakan area di antara rumah dan mimbar Rasulullah SAW yang disebut sebagai salah satu taman surga. Keutamaannya sangat besar, baik dari sisi sejarah, spiritual, maupun nilai ibadah yang terkandung di dalamnya.
Kesempatan masuk ke Raudhah memang menjadi impian setiap jamaah. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga adab, memperbanyak ibadah, serta mempersiapkan diri dengan ilmu yang benar agar momen berada di Madinah menjadi lebih bermakna.
Apabila Anda ingin melaksanakan umroh atau haji dengan bimbingan dari muthawif sunnah, hubungi saja Madinah Iman Wisata. Travel Umroh Solo ini sudah dipercaya oleh banyak jamaah lokal dan sudah beroperasi lebih dari 20 tahun lamanya. Percayakan perjalanan ibadah Anda bersama Madinah Iman Wisata Solo. Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp.
